Paok Motong, 17 Agustus 2025
Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Lembaga Sosial Desa (LSD) Menceh turut berpartisipasi dalam acara Meet & Greet Film Bebadong yang digelar pada Minggu, 17 Agustus 2025 di Esoch Sport Center, Paok Motong.
Kegiatan ini diinisiasi oleh ADBMI Foundation dan mendapat dukungan penuh dari AWO Internasional serta German Cooperation. Dukungan internasional ini menegaskan pentingnya kolaborasi global dalam memperjuangkan perlindungan serta pemberdayaan pekerja migran dan keluarganya.
Acara tersebut menjadi semakin istimewa karena dihadiri langsung oleh perwakilan AWO Internasional, yaitu Steven dari Jerman, serta Elvin, Elai, dan Abi dari Filipina. Mereka hadir untuk memberikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya-upaya sosial yang dilakukan bersama masyarakat di tingkat akar rumput, termasuk melalui karya film.
Selain itu, acara ini juga dihadiri langsung oleh para pemeran film Bebadong, yang turut berbagi pengalaman mereka selama proses produksi serta pesan-pesan yang ingin disampaikan lewat film tersebut. Kehadiran para aktor membuat suasana meet & greet semakin hidup dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk lebih dekat mengenal tokoh-tokoh di balik film yang sarat makna tersebut.
Film “Bebadong” ini mengangkat kisah masyarakat Lombok yang masih percaya pada azimat/jimat (bebadong) sebagai pelindung ketika berangkat menjadi pekerja migran ilegal. Ceritanya berfokus pada Selemin, seorang istri yang ditinggal suaminya merantau dengan mengandalkan bebadong, namun suaminya meninggal saat razia. Film ini mengkritik kepercayaan irasional dan menegaskan pentingnya memilih jalur migrasi legal agar aman dan terlindungi.
Ketua LSD Desa Menceh menyampaikan rasa bangga dapat berpartisipasi dalam acara internasional ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga membuka ruang jejaring baru dengan berbagai pihak, baik lokal maupun internasional, dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja migran.
Dengan mengikuti kegiatan ini, LSD Desa Menceh berharap dapat terus memperkuat peran desa sebagai bagian dari gerakan sosial global, serta menjadikan pengalaman ini sebagai inspirasi untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang nyata bagi masyarakat desa, khususnya keluarga pekerja migran.