Dusun Ketapang, Desa Menceh – 24 Agustus 2025
Dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga pekerja migran Indonesia (PMI), Lembaga Sosial Desa (LSD) Menceh menggelar kegiatan Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro untuk Keluarga PMI yang berlokasi di Repok Rau, Dusun Ketapang, Desa Menceh.
Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan penuh dari AWO Internasional, German Cooperation, dan ADBMI Foundation yang selama ini konsisten mendampingi masyarakat desa, khususnya keluarga PMI dalam bidang pemberdayaan sosial dan ekonomi.
Acara pelatihan dihadiri langsung oleh pengurus ADBMI, Fauzan, serta dibuka secara resmi oleh Ketua Lembaga Sosial Desa Menceh, Muh. Hifzi Nurulloh. Dalam kesempatan tersebut, Hifzi tidak hanya memberikan sambutan pembukaan, tetapi juga menjadi narasumber pada sesi pertama, dengan materi tentang pentingnya membangun usaha keluarga sebagai bentuk keberlanjutan ekonomi pasca kiriman dari anggota keluarga yang bekerja di luar negeri.
Pada sesi kedua, pelatihan dipandu langsung oleh anggota LSD Desa Menceh, yaitu Nurul Hidayah dan Via Aulia Insani. Keduanya membawakan materi yang sangat relevan bagi keluarga PMI, yakni cara mengelola uang hasil kiriman suami yang merantau ke luar negeri. Materi meliputi perencanaan keuangan, strategi membangun usaha kecil, cara menghitung modal, hingga pengelolaan keuntungan dan kerugian.
Peserta pelatihan yang mayoritas berasal dari keluarga PMI terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan dalam mengelola uang kiriman serta membangun usaha kecil di desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keluarga PMI di Desa Menceh mampu meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan rumah tangga sekaligus memberdayakan ekonomi keluarga melalui usaha mikro yang berkelanjutan.
Dengan dukungan berbagai pihak, LSD Desa Menceh berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat, agar keluarga PMI tidak hanya bergantung pada kiriman, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi dan berdaya saing di tingkat lokal maupun global.