Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram (UNRAM) tahun 2025 yang ditempatkan di Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, menginisiasi program pelatihan dan pendampingan pengolahan hasil laut sebagai upaya nyata dalam mendorong pemberdayaan masyarakat desa.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengoptimalkan potensi lokal, khususnya hasil laut di wilayah tersebut. Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil laut menjadi produk bernilai tambah, tetapi juga bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi warga serta membuka peluang pasar yang lebih luas, sejalan dengan semangat pengabdian dan pemberdayaan desa berbasis potensi lokal.
Mahasiswa KKN PMD UNRAM memberikan pendampingan tentang pengolahan ikan menjadi produk jadi seperti abon ikan. Program ini melibatkan warga lokal khususnya ibu-ibu rumah tangga di Dusun Bagek Perie, Desa Menceh yang selama ini memiliki keterbatasan dalam akses pelatihan dan informasi pasar. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sekretaris Desa Menceh, Bapak Muhammad Yasin S.Pdi.
Selama kegiatan berlangsung, terdapat lebih dari 15 peserta aktif mengikuti pelatihan secara langsung. Selain itu, warga Dusun Bagek Perie khususnya ibu-ibu rumah tangga merespon positif kegiatan pendampingan dan pelatihan tersebut.

“Selama mengikuti kegiatan pendampingan kami mendapatkan ilmu baru dan bisa mempraktikan buat abon di rumah dan bisa digunakan sebagai bekal untuk berwirausaha di masa depan” ujar salah satu peserta yang mengikuti pendampingan (Ibu Siti).
Sekretaris desa menceh juga menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat di Desa Menceh untuk berwirausaha dan mengembangkan potensi lokal khususnya hasil laut yang ada di Desa Menceh.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya inovasi dalam pengelolaan sumber daya alam serta peran aktif masyarakat dalam membangun desa. Program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dapat menciptakan solusi yang efektif dalam upaya mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di Desa.