Perjalanan selama tiga tahun dalam pelaksanaan program Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Desa Menceh menjadi sebuah proses pembelajaran dan pengalaman berharga bagi berbagai pihak yang terlibat. Refleksi perjalanan program bersama AWO International Jerman tersebut menjadi momentum untuk melihat kembali capaian, tantangan, serta perubahan yang telah dirasakan oleh masyarakat Desa Menceh.
Kegiatan refleksi ini dilaksanakan di Lesehan Elen, Sandubaya, Selong, dan diikuti oleh berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh diskusi, dengan membahas perjalanan program sejak awal hingga pelaksanaan berbagai kegiatan perlindungan dan pemberdayaan PMI di Desa Menceh.
Program bersama AWO International Jerman berfokus pada upaya memperkuat perlindungan serta pemberdayaan PMI dan keluarganya, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai migrasi yang aman, hak-hak pekerja migran, serta pentingnya kesiapan sebelum bekerja di luar negeri.
Selama tiga tahun perjalanan program, berbagai kegiatan telah menjadi bagian dari proses penguatan masyarakat. Tidak hanya memberikan pengetahuan dan pemahaman, program juga mendorong adanya keterlibatan berbagai unsur di tingkat desa agar isu perlindungan PMI dapat menjadi bagian dari perhatian dan pembangunan desa.
Melalui kegiatan refleksi, para peserta diajak untuk melihat kembali berbagai perubahan yang telah terjadi. Pengalaman selama program menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui hal-hal yang telah berjalan dengan baik sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih perlu mendapatkan perhatian.
AWO International Jerman menjadi salah satu mitra penting dalam perjalanan program ini. Kolaborasi yang terbangun selama tiga tahun menunjukkan bahwa upaya perlindungan dan pemberdayaan PMI membutuhkan kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, lembaga pendamping, serta berbagai pihak lainnya.
Bagi Desa Menceh, program ini diharapkan tidak berhenti pada berakhirnya satu periode kegiatan, tetapi dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pengetahuan, pengalaman, serta berbagai praktik baik yang telah dibangun selama program diharapkan dapat dilanjutkan secara mandiri dan menjadi bagian dari upaya desa dalam memberikan perlindungan kepada PMI dan keluarganya.
Refleksi tiga tahun perjalanan ini pada akhirnya bukan sekadar melihat apa yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyusun harapan dan langkah ke depan. Perlindungan dan pemberdayaan PMI di Desa Menceh diharapkan terus berkembang sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik, mampu mengambil keputusan secara aman dan sadar, serta mendapatkan perlindungan yang layak dalam setiap tahapan migrasi.
Dengan semangat kolaborasi dan pengalaman yang telah dibangun bersama AWO International Jerman, Desa Menceh terus berkomitmen untuk mendorong terciptanya migrasi yang aman, perlindungan PMI yang lebih kuat, serta pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.


























































